Menu

Mode Gelap
 

Fikih · 17 Okt 2021 07:11 WIB ·

Perbedaan Syarat dan Rukun dalam Ibadah


 Perbedaan Syarat dan Rukun dalam Ibadah Perbesar

JIGANG.ID – Perbedaan syarat dan rukun dalam ibadah. Ibadah merupakan hal yang paling inti di dalam hidup umat islam, karena di dalam syariat memang diwajibkan, meskipun ada yang sifatnya sunnah. Jika ingin membandingkan, maka yang paling banyak adalah ibadah sunnah, alih-alih yang wajib.

Dalam persoalan ibadah, hendaknya memperhatikan syarat dan rukun dalam sebuah ibadah. Sebab keduanya dalam ibadah menjadi penentu sah atau tidaknya sebuah ibadah dalam pembahasan fikih.

Oleh sebab itu, pada pembahasan ini akan fokus pada persoalan apa perbedaan syarat dan rukun dalam ibadah?

Sebelum beranjak lebih jauh, maka perlu untuk menjelaskan terlebih dulu tentang definisi dari kedua istilah tersebut.

Apa itu Syarat dalam Ibadah?

Syarat merupakan hal yang harus dipenuhi/dilakukan seseorang sebelum melakukan sebuah kewajiban/kesunnahan ibadah. Syarat menjadi penentu sah atau tidaknya ibadah seseorang. Kata kunci syarat terletak pada kata sebelum. Jadi, syarat harus dipenuhi sebelum melakukan suatu ibadah.

Misalnya, jika hendak melaksanakan shalat, maka salah satu syaratnya adalah suci dari hadas kecil maupun besar. Maka seseorang wajib hukumnya melakukan wudlu jika hadas kecil, jika hadas besar maka ia wajib mandi terlebih dahulu.

Setelah memahami apa itu syarat, sekarang apa itu rukun?

Apa yang Dimaksud dengan Rukun?

Berbeda dengan syarat, rukun adalah sebuah perbuatan yang wajib dilakukan ketika sedang melakukan suatu ibadah. Rukun juga menjadi penentu sah atau tidaknya sebuah ibadah. Meskipun ada beberapa pengecualian, terutama dalam hal shalat. Terdapat istilah rukun qauliyah dan rukun fi’liyyah.

Jadi, kata kunci syarat terletak pada kata “ketika sedang melakukan ibadah” tersebut. Untuk lebih mudahnya, misalnya begini.

Salah satu rukun shalat adalah mengucapkan takbiratul ihram yaitu lafal Allahu akbar. Mengucapkan lafal tersebut ketika sudah dalam keadaan shalat. Itulah yang namanya rukun. Jika mengucapkan di lakukan sebelum shalat, maka itu termasuk tidak memenuhi rukun shalat.

Penutup

Demikianlah pembahasan sekelumit tentang perbedaan antara syarat dan rukun dalam ibadah. Semoga bisa membantu untuk memahami kedua hal tersebut. Hal ini berguna untuk membekali pengetahuan kita semua orang islam. Apalagi, jika kita keliru dalam menempatkan keduanya atau bahkan salah memahami, hal itu bisa berakibat fatal. Yaitu, tidak sahnya ibadah kita dalam hal fikih.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dalil untuk Cara Menghilangkan Najis Air Madzi

3 November 2021 - 13:22 WIB

air madzi lengket

Hukum Air Madzi

1 November 2021 - 20:21 WIB

air madzi lengket

Adab Lebih Utama daripada Menjalankan Perintah

29 Oktober 2021 - 15:27 WIB

Nadhirsah Hosen

Niat Sholat 5 Waktu Lengkap dengan Artinya

19 Oktober 2021 - 13:51 WIB

Sholat wajib

6 Syarat Sah Melaksanakan Shalat Jumat

18 Oktober 2021 - 07:05 WIB

Sejarah Maulid Nabi

Benarkah Tidak Boleh Melangsungkan Akad Nikah pada Bulan Muharram?

10 Agustus 2021 - 08:19 WIB

Trending di Artikel